Dimulai pada tanggal 16 september 2009,arus mudik dari arah solo melalui jalur ngawi karangjati caruban,sudah mulai tampak ramai,saya berkendara tidak seperti biasanya,kali ini lebih ekstra hati-hati karena kata orang jalur tersebut jalur rawan laka lantas atau biasanya orang menyebutnya jalur tengkorak.kemarin waktu saya pergi ke ngawi bis-bis besar di tambah truk-truk besar tampak memenuhi badan jalan,jadi saya lebih baik mengalah ke pinggir jalan
Hari kamis tanggal 17 september 2009 saya pergi ke nganjuk dan otomatis melewati jalan lintas propinsi caruban saradan,nah di sana lebih ramai lagi karena sudah mendekati hari raya,di jalur ini saya menambah ekstra hati-hati saya melebihi pas saya pergi ke ngawi,karena jalur ini sangat padat kendaraan,jalan sempit dan pengendara bus kadang-kadang tak mempedulikan pengendara motor,hari ini tanggal 18 september 2009 makin tambah ramai pemudik yang pakai motor,dan yang menambah ramai lagi ada puluhan bus yang mengangkut pemudik dalam rangka mudik gratis,jadi dalam satu waktu ada lima bus yang beriringan,seperti yang saya lihat siang tadi bus mudik tersebut memang di sediakan untuk ke berbagai tujuan,ada yang ke ponorogo,madiun,bahkan ada juga yang ke jogja,dan mungkin hari sabtu akan tambah lbih padat lagi arus lalu lintas pemudik,jadi untuk para pengendara motor harus ekstra hati-hati
Jumat, 18 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
RSS Feed
Twitter
0 komentar:
Posting Komentar